Rabu, 11 Desember 2019

KAJIAN MASALAH KESEHATAN BERBASIS LINGKUNGAN DI MASYARAKAT PESISIR


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Hai perkenalkan nama saya Andi Ulfryda Dwi Riwansyah. Untuk postingan pertama saya kali ini akan membahas mengenai Masalah Kesehatan Masyarakat Pesisir.


Wilayah pesisir merupakan salah satu wilayah yang bisa dikatakan banyak memiliki masalah dibidang kesehatan masyarakat. Nah masalah kesehatan ini merupakan suatu masalah yang sangat kompleks. Demikian pula pemecahan masalah kesehatan masyarakat, tidak hanya dilihat dari segi kesehatannya sendiri tetapi kita harus lihat dari seluruh segi yang ada pengaruhnya terhadap masalah "sehat-sakit". Banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan, baik kesehatan individu maupun kesehatan masyarakat.


Seperti kita ketahui bahwa bisa dikatakan bahwa masyarakat pesisir itu memiliki karakter yang keras dan tidak mudah diatur. Mengapa demikian karena dapat kita lihat dari aspek demogarafi, umumnya merupakan penduduk yang mempunyai pekerjaan sebagai pelaut. Sebuah penelitian mengemukakan bahwa masyarakat pesisir cenderung lebih memikirkan kebutuhan ekonomi, memenuhi kebutuhan sandang dan pangan keluarga. Rendahnya tingkat kesehatan masyarakat akan memunculkan serangkaian dampak yang berhubungan dengan kualitas sumber daya manusia. Khususnya masyarakat di pesisir, mayarakat yang tidak ketercukupan gizi tentu akan memiliki kondisi fisik dan psikis yang kurang bila dibandingkan dengan masyarakat yang terpenuhi gizinya. 

Masalah kesehatan dikatakan sebagai masalah yang sangat kompleks terkait dengan masalah kesehatan lingkungan maupun kesehatan individu. Salah satu penyakit yang terkait dengan tingkat derajat kesehatan lingkungan di masyarakat pesisir adalah penyakit diare. Kejadian diare pada umumnya terjadi pada negara berkembang dengan kondisi sanitasi lingkungan yang buruk, kurangnya persediaan air bersih, kemiskinan dan pendidikan yang rendah.


Dari berbagai laporan yang beredar saat ini penyakit berbasis lingkungan masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia. Dari laporan tersebut diketahui faktor risiko penyakit berbasis lingkungan antara lain disebabkan oleh faktor lingkungan serta perilaku hidup bersih dan sehat yang masih rendah. Berdasarkan aspek sanitasi tingginya angka penyakit berbasis lingkungan banyak disebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan air bersih masyarakat, pemanfaatan jamban yang masih rendah, tercemarnya tanah, air, dan udara karena limbah rumah tangga, limbah industri, limbah pertanian, sarana transportaasi, serta kondisi lingkungan fisik yang memungkinkan.